Sunday, 20 March 2016

Legenda Kristal Mani Gajah


Pembicaraan seputar Mani Gajah biasanya terjadi diseputar pembicaraan tentang benda-benda yang diyakini memiliki khasiat, mitos tuah dan memiliki kekuatan supra natural, seperti Bulu Perindu, Jenglot, Kantung Macan, dan beratus benda-benda lain yang memiliki nama sebutan agak aneh di kancah masyarakat peminat supranatural.



Kristal Mani Gajah dipercaya memiliki khasiat dalam menarik lawan jenis, kemudahan rejeki, dan lain sebagainya… Sejak dahulu mani gajah dipercaya sebagai sarana alami untuk pelet Tingkat Tinggi dan sudah teruji keampuhannya. Dan jika Ditambah dengan tekhnik khusus maka efeknya akan semakin khusus dan Tajam...!!! atau bisa juga digunakan untuk pengasihan umum, siapapun yang melihat dan berbicara bersama anda akan merasa nyaman dan adem.

Selain fungsi pelet/pengasihan seperti yang disebutkan di atas, kristal mani gajah ini juga bisa digunakan untuk menarik pelanggan, menarik perhatian dari atasan/ rekan kerja, membuat klien setia membeli produk kita dan untuk entertainer membuat setiap yang melihat anda akan takjub karena aura yang terpancar. Dan bahkan dapat digunakan sebagai media kejantanan untuk mendongkrak kemampuan Sex, baik bagi pria ataupun kaum wanita yang menderita penyakit frigiditas atau dingin dalam hal sexualitas. 

Konon katanya Mani Gajah secara alami memancarkan Vibrasi yang mempunyai manfaat, antara lain:
  • Manfaat pelet dan pengasihan: sehingga Anda mudah meluluhkan kekasih Anda atau teman kenalan baru.
  • Memancarkan daya tarik alami: sehingga Anda terlihat berbeda dan mudah diterima dimanapun Anda berada.
  • Membuka aura kecantikan/ ketampanan: Anda akan terlihat lebih cantik / tampan.
  • Melancarkan jodoh: menjadi sarana memudahkan mendapatkan dan mendatangkan jodoh.
  • Mencegah perselingkuhan: sehingga pasangan semakin setia dengan Anda.
  • Memunculkan kharisma: Anda mempunyai daya kharisma alami dan tanpa orang tahu pegangan Anda.
  • Memunculkan kewibawaan: Anda akan di segani dan dihormati siapapun yang Anda temui.
  • Memikat hati pasangan/ lawan jenis, maupun sejenis: Menambah daya pikat cinta pasangan Anda.
  • Mengikat kesetiaan pasangan: Kekasih atau pasangan Anda semakin setia.
  • Meningkatkan kepercayaan diri: Jiwa pemberani Anda akan semakin meningkat tajam.
  • Merukunkan anggota keluarga: Rumah tangga semakin rukun dan damai
  • Keharmonisan rumah tangga: Rumah tangga yang Anda inginkan akan terwujud, harmonis, dan romantis serta utuh.
  • Memudahkan kenalan Baru (Pergaulan) : Menjadikan Anda mudah mendapatkan kenalan baru.
  • Sarana pemikat hati: Anda bisa memanfaatkan Mani Gajah untuk memikat hati, niatlah yang baik.
  • Sarana energi Magnet Cinta: Anda memiliki daya magnet cinta, sehingga banyak orang cinta dengan Anda.

Cerita Legenda Asal Mani Gajah (MG) :
Dikisahkan bahwa Mani Gajah ini berasal dari wilayah Sumatra dimana disanalah tinggal Suku Anak Dalam (Suku Kubu) yang tinggal masih dalam satu wilayah dengan habitat hidup gajah. Suku Kubu atau juga dikenal dengan Suku Anak Dalam atau Orang Rimba adalah salah satu suku bangsa minoritas yang hidup di Pulau Sumatra, tepatnya di Provinsi Jambi dan Sumatra Selatan. Mereka mayoritas hidup di propinsi Jambi. [http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Kubu]

Legenda ini berawal dari konon ceritanya ada seekor gajah sebagai raja di habitat gajah tersebut .Suku anak dalam (Kubu) menyebutnya dengan nama GAJAH TUNGGAL, karena gajah tersebut lebih suka menyendiri.

Masa perkawinan gajah tersebut datang saat bulan purnama tiba. Saat Bulan Purnama berkumpulah para betina, dan terjadilah perkawinan antara Raja Gajah tersebut dengan para betina tersebut. Rupanya kebiasaan masa kawin raja gajah ini selalu diamati oleh Suku Anak Dalam. Ada kebiasaan si Raja Gajah adalah, setelah perkawinan terjadi biasanya dia akan memeriksa sisa-sisa sperma yang berceceran dan jatuh ke tanah. Bila kedapatan dia segera menguburnya dengan teliti dan setelah yakin bersih dia akan pergi bersama rombongannya. Saat rombongan Gajah itu pergi segeralah organg-orang yang mengintip tadi berlari dan memberi tanda pada tempat dimana sang gajah mengubur mani/sperma nya itu. Mereka yg berhasil menggali kembali kuburan mani gajah itu biasanya akan mendapatkan Mani Gajah yg Sudah Mengkristal lembut, dan semakin lama, semakin mengeras menjadi batu.Yang mengeras inilah yang akhirnya diolah bisa menjadi batu kristal yang disebut Mani Gajah (MG).

Menurut infonya khasiatnya adalah Membantu kelancaran dalam berdagang/ jualan supaya menarik langganan dan menambah laris, untuk profesi supir, menarik penumpang, dan supaya tetap dipakai langganan sama penumpangnya, bila pakai pegawai kantor supaya tetap dipercaya sama atasannya, dan untuk menarik rasa cinta kepada perempuan, atau dalam pergaulan sehari-hari. Dan beberapa orang menyebut mani gajah bisa sebagai obat terutama untuk kejantanan. Ada juga yang mengaitkan pada hal-hal gaib misal untuk mengakurkan suami-istri yang sedang cekcok ataupun pelarisan. Kristal mani gajah yang dikelola secara khusus dapat digunakan sebagai media bantu menambah daya pengasih.

Materi dan system tubuh hewan juga bertasbih pada Allah SWT
Termaktub didalam buku hakekat akal Jasmani dan Rohani, Azhari, Azizi Samudra dan Setia Budi diterangkan bahwa Materi dan system tubuh hewan juga bertasbih kepada Allah SWT. Pada al-quran dijelaskan bahwa semua yang dilangit dan dibumi bertasbih kepada Allah, juga termasuk struktur tubuh… mengikuti sunahtullah.

Teori atau paham dinamisme menyebutkan bahwa, segala sesuatu di alam ini memiliki kekuatan yang dianggap sebagai magis (kekuatan gaib). Magis dapat mempengaruhi manusia maupun mahluk hidup selain manusia. Dan hal-hal yang gaib adalah bagian dari sunatullah, (hukum alam ciptaan Alah SWT). Padahal gaib itu adalah ilmiah dan nyata…

Definisi umum menjelaskan bahwa gaib adalah sesuatu yang tersembunyi atau tidak dapat dilihat oleh panca indra lahiriah. Orang yang dapat melihat sesuatu seperti atom atau virus, dia melihat fakta, pandanganya sampai pada dimensi tersebut (ibid 60-63). Adanya semacam aura, energi hawa dingin dalam kristal mani gajah, termasuk hal yang gaib. Bagi mereka yang tembus pandang atau indra keenamnya berfungsi dengan baik, akan dapat melihat melalui ilmunya akan adanya cahaya kekuningan dan hijau yang keluar melalui kristal mani gajah. Hawa aura dingin ini selalu mencari atau menyerap hawa panas yang muncul dari emosi seseorang. Sifat alami dari hawa dingin kristal mani gajah inilah yang selanjutnya diolah untuk media atau sarana menyerap emosi. Orang yang diliputi hawa nafsu asmara cendrung memancarkan atau mengeluarakan hawa panas. Nah ketika ada orang yang membawa kristal mani gajah yang berhawa dingin maka emosinya akan tertuju ke orang yan g membawa kristal mani gajah.


Begitu juga dengan orang yang mempunyai keinginan memiliki materi, nafsu kebendaan misalnya ingin membeli sesuatu seperti handphone, rumah, pakaian bagus. Pada saat keinginan memiliki atau membeli materi itu menguat, sebenarnya dalam jiwa orang tersebut sedang dipenuhi hasrat emosi untuk memiliki atau menguasai sesuatu. Pancaran niat menguasai benda ini dapat diserap dengan bantuan media kristal mani gajah. Dengan memasang media kristal atau mani gajah ditempat usaha, secara lembut sebenarnya seorang pedagang sedang menggiring orang tersebut untuk berbelanja ke toko atau warung nya. Proses itu sendiri tentunya berjalan sangat halus, dimana aura dingin mani atau kristal mani gajah atau menaklukan hawa panas secara menyerap emosi kebendaan yang dimiliki orang. Nah apa salahnya ternyata tempat usaha anda sedang macet, supaya dapat berkembang menghasilkan keuntungan untuk mencoba alternatif memasang kristal mani gajah.

Berburu Batu Mulia Gayo, Harganya Mencapai Jutaan Rupiah


Masih segar diingatan, bagaimana warga menyorot sepak terjang pelaku galian C illegal di Linge, kabupaten setempat. Belum redup kasus satu ini dan tak diketahui jundrungnya ke mana, justru kini giliran batu mulia jadi buah bibir. Batu alam gayo ini telah direnggut paksa secara merajalela.
Perburuan batu indah yang diduga dilakukan secara illegal ini kian ‘menggila’ di sana. Terutama di Kec. Linge dan sebagian kecil di Kec. Atu Lintang dan Jagong Jeget. Bahkan, selain penduduk lokal ‘menjarahnya’, para kolektor juga datang menyambanginya.
Tamu tak diundang itu diduga dengan sengaja menyantroni hasil alam di negeri ‘petro kopi’ ini. Kehadiran pemburu batu tersebut bak makhluk misterius, tak pernah mengenal waktu, bukan hanya siang tapi juga malam. Mereka tiba-tiba muncul bergentayangan, dan Seketika hilang tanpa jejak setelah mendapat batu incarannya.
Konon, lantaran specialnya nilai batu alam ini, mulai tercium adanya indikasi maraknya praktek penyeludupan ke luar daerah, walau sebagian diantaranya masih ada tersisa dan beredar di pasar lokal. Harganya juga cukup bervariatif, mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah. Tergantung jenis dan kualitas batu.
Ironinya, tingginya minat pemburu ‘gelap’ (kolektor) terhadap batu mulia, menyebabkan sebagian warga mulai banting setir, semula petani kini jadi pencari batu. Tak tanggung-tanggung, demi mendapatkan ‘segenggam permata’ ada yang rela meninggalkan anak dan istri di rumah.
“Untuk berburu batu, kadangkala kami menghabiskan waktu berhari-hari. Walau penghasilan kami belum jelas lantaran tidak ada ukuran nilai jual, namun ada saja hasil dibawa pulang,” kata Hasan, seorang pencari batu ke Linge, menjawab Waspada, baru-baru ini di Takengen, Aceh Tengah.
Berdasarkan penuturannya, guna mendapatkan batu mulia terutama jenis giok, dia bersama teman seprofesinya, harus rela menelusuri belantara rimba. Meninggalkan anak dan istri di rumah. Kemudian, menuju salah satu lokasi temuan giok di Linge. Di mana sebelumnya areal tersebut dipridiksi mengandung 5 ton giok. Namun kondisinya saat ini sudah habis terkuras.
“Rute kami dalam mencari batu dimulai dari Kp. Lumut menuju Kp. Kelampo (lokasi giok), biasanya mencapai tujuan dimaksud, kita harus berjalan kaki selama 2 hari. Namun, karena sekitar 5 ton giok di sana sudah habis dicincang. Kini, pencari batu mulai beralih ke Wih Nukem. Areal baru ini kabarnya mengandung sekitar 8 ton bongkahan giok.”
“Menuju Wih Nukem ini sendiri, membutuhkan waktu tiga hari perjalanan darat dari arah Kp. Kelampo, dengan melintasi medan rumit. Pencari giok ke sana harus melalui jalur setapak, melintasi arul curam, pematang, derasnya arus sungai dan hutan perawan. Lokasi ini, awalnya ditemukan para pencari rotan,” jelasnya.
Selain itu, guna memotong bongkahan batu, mereka mengunakan alat tradisional berupa gergaji besi dan pahat. “Alat-alat tersebut digunakan untuk mengambil contoh (sample) batu saja. Artinya, jika batunya positip ada yang membeli, maka kolektorlah yang langsung memberikan alat lebih canggih seperti mesin pemotong bongkahan,” ungkapnya.
Senada, hal serupa disampaikan Hanafiah, pencari dan penghobi batu asal Kota Takengen. Menurutnya, tingginya minat kolektor untuk mendapatkan batu dari hasil alam Gayo,ini lantaran kualitasnya sangat baik. Di mana ukuran kekerasan batu mencapai 7,8 MOH.
“Saat ini di Linge, khususnya Kp. Lumut, Owak, Kala Ili, Jamat dan Lane, nyaris di setiap rumah menyimpan batu cincin yang kondisinya masih berupa bongkahan (belum diolah). Jenisnya juga cukup bervariasi, bukan hanya giok lumut atau jenis timun, namun ada juga solar, idocrase (giok langka/super) dan spotlight (giok untuk perhiasan),” paparnya.
Harga batu ‘mentah’ hasil temuan para pencari ini juga dijual dengan nilai beragam oleh warga. Khusus giok, kolektor menawarnya Rp250.000-Rp450.000 per kilogram. Sedang jenis solar, di patok dengan harga jutaan rupiah, tergantung besar atau kecilnya bongkahan ditemukan.
“Kolektor yang datang bukan saja dari wilayah Aceh seperti Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa dan Biruen, namun ada yang dari Medan dan Pulau Jawa. Mereka kerap membeli barang incarannya langsung dari warga lokal, pencari batu,” ujarnya.
Terpisah, terkait soal maraknya perambahan batu mulia di Gayo Lut ini, Kadis Energi Sumber Daya dan Meneral (ESDM) Aceh Tengah, Munzir, saat dimintai Waspada keterangannya, memberikan pernyataan mencegangkan. Dikatakan, pihaknya tidak melarang adanya pengambilan jenis batu-batu mulia ini. Namun, jangan sampai merusak alam dan lingkungan di sekitarnya.
“Tak ada persoalan, jika ada warga mencari batu giok dan jenis lainnya untuk menopang ekonomi keluarganya. Saya kira lebih baik mereka mencari batu-batu tersebut dari pada menambang emas dengan menggunakan mercuri yang sifatnya bisa merusak lingkungan,” sebutnya.
Apa ada aturan mengikat atau melarang? Munzir menjelaskan, setiap harta kekayaan negara tentunya dilindungi undang-undang. Namun mengenai bebatuan mulia ini sifatnya belum penambangan, tapi masih sebatas pengambilan bongkahan di darat.
Selanjutnya, ditanya soal maraknya penyeludupan batu khususnya untuk sample, Munzir menambahkan hal itu tidak benar. “Tidak mungkin kalau batu seperti giok bisa keluar daerah. Kalaupun benar, tentunya sudah ada yang tertangkap tangan oleh petugas. Paling tidak jika ada yang membawanya via bandara. Jadi, tidak benar itu, kalau batu dari daerah ini telah diseludupkan,” kilah Munzir.
Menurut dia, guna membantu masyarakat melalui adanya jenis batu berharga ini, pihaknya akan membina pengrajin batu. Sehingga batu-batu tersebut bisa dijadikan perhiasan yang nantinya bisa bernilai jual lebih tinggi. Dengan begitu diharap warga tidak lagi menjualnya secara sembarangan ke kolektor lokal maupun luar daerah.
“Kami telah memanggil beberapa tukang batu untuk dibina. Dengan begitu keberadaan batu yang diincar warga di Linge bisa dijadikan masyarakat sebagai home industry perhiasan. Hal ini merupakan bagian dari salah satu upaya yang akan kami lakukan,” sebutnya

Daftar dan Alamat Laboratorium Gemologi di Indonesia



SKY GEMOLOGICAL LABORATORY
TAMINI SQUARE Shopping Mall lt. 1 FS 1 no. 23, Jalan Taman Mini 1 Pondok Gede Jakarta Timur. Phone : 021-8778 6261

Tarif SKYLAB efektif per 1 Desember 2014 :

Quickcheck Memo = 60.000
Gem ID Memo = 100.000
Gem ID + Origin = 150.000
Gem TAG = 200.000
Gem TAG + Origin = 300.000

Members dapat diskount 25%
utk quickcheck , 20% utk gem ID dan gem TAG.
Harga tsb berlaku mulai tgl 1 Jan 2015 utk members.
==============================================

GRI Gem Research International Lab (Head Office)
Jl Batu Ceper 4 No 6L Jakarta Pusat 10120
Phone Number : (+6221) 3510132
Whatsapp : +6282211586669
BB PIN : 265E4918 (admin, sangat penting untuk mempermudah komunikasi mengenai pengiriman barang)
Email : grilabindonesia@gmail.com & cs@grilab.net

GRI-Lab (Surabaya)
Ruko Landmark Kayun, Jl. Kayun no.38-40 Blok A3
Surabaya 60271
Work : +62315358561
Mobile Phone/Whatsapp :: +6281333398674
BB PIN : 74CB995A (Admin)


GRI-Lab (Banjar Baru)

Jl.Achmad Yani KM 36.8 Ruko Mawar Q Mall Kav 2, Banjar Baru 70714 , Kalimantan Selatan.
Work: 0511-4781136
Mobile Phone: 081953706399
BB PIN: 513EFD67

Agen GRI Lab (Bandung)
Alamat: ITC Kebon Kelapa,ITC 2 lantai 3 Blok D 02/1. Jl. Pungkur - Moh. Toha,Bandung.
Contact Person: Arsyad Mawn. Mobile Phone: 081931213156, 081573879495.

http://www.facebook.com/GRILabPage?ref=ts&fref=ts

Tarif Memo:

Sertifikat besar = Rp 500.000
Sertifikat kecil = Rp 350.000
Gem ID + Origin = Rp 200.000
Gem ID = Rp 100.000
Rough / setengah KG = Rp 500.000
==============================================

IGL - INTERNATIONAL GEMOLOGICAL LABORATORY
Suite 16A, Menara Imperium
Metropolitan super blok, Kaveling no 1
HR Rasuna Said, Jakarta Pusat
Telp: 021-8354050
Fax:021-8354037
http://www.igl-asia.net/home

Tarif Memo:

Gemstone Brief Report = Rp.100,000 / Batu
Gemstone Brief Report + Origin = Rp.300,000 / Batu
Gem Passport = Rp.250,000 / Batu
Gem Passport + Origin = Rp.450,000 / Batu
Gem Identification = Rp. 450,000 / Batu
Gem Identification + Origin = Rp.650,000/Batu
==============================================

AGL - Adamas Gemological Laboratory
Apartemen Istana Harmoni, Lt1/A-2,
Kompleks Harmoni Plaza, JL. Suryopranoto,
Jakarta Pusat 10130
Telp: +62-21-6305547/6397470
Faks: +62-21-6305546
http://www.agl-igp.com/
==============================================

BIG LAB (Ben's International Gemological Center PTE, Ltd.)

Jl.Gajah Mada No.19-26
Jakarta Pusat (Gajah Mada Plaza, Lt. 1 No.11)
Phone : (021) 63861666
Gajah Mada Plaza Lt.1 No.11
Jl. Gajah Mada No.19-26, Jakarta 10130, Indonesia
P: (021) 638-61-666

BIG LAB Jakarta GEMS Center
Jatinegara, Blok AKS Lt.1 No.50-51, Jakarta

BIG LAB PTC Shopping Mall
Ground Level D2-15, Surabaya

BIGLAB SINGAPORE 
BIK 155, #02-1175
Toa Payoh, Lorong One, Singapore 310155
P: 65-9694-4737
http://biglabresearch.com
==============================================

FLAMBOYANT GEM LAB
Gajah Mada Plaza, Lt.1 No.61
Jakarta Pusat
Telp: +62-21-6344547/6339058
Faks: +62-21-6344547
==============================================

ACC Gem Lab
Jln. Bekasi Timur IX No.17
gg. Padang, Rawabunga, Jatinegara
Jakarta Timur 13350
Phone : 021-85919998

Thursday, 17 March 2016

Batu Ngalo Manakarra Mamuju




MAMUJU - Harga tinggi Batu Akik Ngalo atau Akik Manakarra Calsedoni tinggal menunggu waktu, karena batu asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat itu diklaim sangat bagus.

"Harga batu akik Manakarra Calsedoni atau yang dikenal masyarakat lokal dengan sebutan batu Ngalo pasti melambung tinggi, seiring popularitas batu yang dominan bermotif bola-bola dan lumut ini terus meningkat. Jika sudah dikenal luas maka harganya pasti akan naik dan itu tinggal menunggu waktu karena batu ini memang sangat bagus," kata Bupati Mamuju Suhardi Duka.
Bupati pun mendukung promosi batu Ngalo dengan membuka kegiatan pameran dan kontes batu akik bertajuk SDK Manakarra Gemstone Expo 2015 yang digelar di halaman kantor perpustakaan daerah, Minggu (3/5).


"Pemerintah akan terus melakukan promosi terhadap batu lokal agar nilai jual batu akik tersebut dapat meningkat, sehingga para pengrajin pun mendapatkan nilai tambah ekonominya."



Dia mengatakan dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Mamuju akan segera merelokasi sejumlah pedagang dan pengrajin batu akik ditempatkan di pasar regional baru Mamuju, sehingga penjualan batu tidak lagi serampangan dan tersentralistik di pasar regional.



Hal ini dilakukan agar di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat terbentuk sentra pengrajin dan pedangan batu akik yang saat ini memang sudah semakin menjamur.
Suhardi Duka memastikan tidak akan mengganggu keberadaan pedagang barang lainnya yang terlebih dahulu telah menempati pasar regional, melainkan akan ditempatkan pada lods- lods yang belum pernah terisi.



Ketua Panitia SDK Manakarra Gemstone Expo 2015 yang dilaksanakan oleh MaPiA (Mandar Pecinta Akik), Hamdam Malik menyebutkan, selain kegiatan pameran dan kontes batu akik SDK Manakarra Gemstone Expo. Selain itu dilaksanakan Talk Show yang akan membahas tentang bagaimana potensi dan keunggulan serta kiat-kiat mengembangkan batu mulia asal Sulawesi Barat atau batu Ngalo.



Pada pelaksanaan kontes ini melibatkan juri di antaranya ketua Asosiasi Lab Gemstone Se Indonesia, Sekjen Indonesia Gemstone Lover (IGLO), Tim Avian Noor Gems Lab yang sudah sangat berpengalaman di berbagai event skala nasional maupun internasional.
Peserta pameran dan kontes batu adalah para penggiat batu mulia (pedagang), pengrajin batu mulia, kolektor dan pemerhati batu mulia berkisar 80 stand dan counter sale yang terdiri dari 40 stand pameran batu dan assesoris permata, 35 stand bahan baku batu akik, dan lima stand produk perbankan serta otomotif yang turut berpartisipasi sebagai sponsor.

Batu Shappire

Gambar Batu Safir (Sapphire) 01
Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu Safir (Sapphire). Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini: Harga Batu Safir (Sapphire)
Batu Safir (Sapphire) adalah varietas dari mineral Corundum yang berkualitas. Batu ini termasuk yang paling keras kedua setelah Berlian (Diamond), dengan tingkat kekerasan 9 skala Mohs. Corundum sendiri bukanlah mineral langka, tapi yang berkualitaslah yang jarang ada. Kebanyakan Corundum adalah Opaque (tidak tembus cahaya) hingga Translucent (tembus cahaya tapi tidak transparan) dan sangat keras, cocok digunakan untuk keperluan industri, seperti produksi abrasive yang digunakan untuk amplas, mesin logam, plastik dan kayu. Nama Corundum berasal dari kata Sansekerta “Kuruvindam”, yang artinya “Ruby Sapphire”, sedangkan nama Sapphire berasal dari kata Persia “Safir”, yang diambil dari kata Yunani yang mengartikan warna “Biru”. Pada zaman kuno dan abad pertengahan, istilah Sapphire sebenarnya merujuk pada Lapis Lazuli, tetapi kemudian pada awal abad ke-19, deskripsi dan definisi Sapphire diubah menjadi berbagai jenis Corundum yang kita kenal sekarang.
Biru adalah warna yang paling klasik bagi batu Safir, padahal sebenarnya batu ini ditemukan dalam berbagai warna yang berbeda. Kebanyakan Safir alami berwarna muda dan cukup pucat. Hanya sebagian kecil saja dari batu-batu Safir alam yang menunjukkan warna yang hidup dan intens tanpa treatment untuk meningkatkan warnanya. Selama bertahun-tahun, hanya Safir yang berwarna biru yang diakui sebagai Safir “Sejati”. Tapi, sekarang semua permata Corundum yang berwarna dikenal sebagai Safir, kecuali Corundum yang berwarna merah yang diklasifikasikan sebagai batu Merah Delima (Ruby), bukannya batu Red Safir. Dengan kata lain, Ruby atau Merah Delima adalah batu Safir yang berwarna merah. Tidak ada batas definitif antara batu Merah Delima dan Safir; dalam banyak kasus, Safir yang warnanya cukup mendekati merah akan digolongkan sebagai batu Merah Delima (tentu harganya lebih murah daripada yang warna merahnya benar-benar kuat seperti Ruby) oleh beberapa pedagang.
Gambar Batu Safir (Sapphire) 02

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Safir (Sapphire):

Batu Safir memiliki rumus kimia Al2O3 dengan berat jenis sekitar 3,95 sampai 4,03 tergantung dengan jenis batu Safir itu sendiri. Indeks biasnya sekitar 1,762 – 1,788. Batu Safir termasuk ke dalam sistem kristal trigonal. Bentuk kristalnya sendiri berbeda-beda tergantung pada jenis dan daerah asalnya.
Batu Safir biasanya diberi nama berdasarkan warnanya; misalnya, Yellow Sapphire, Green Sapphire, atau Violet Sapphire. Batu Safir putih bening kadang-kadang disebut sebagai Leuko-Sapphire, dan yang berwarna oranye kemerah-mudaan yang langka dikenal sebagai “Padparadscha”, berasal dari kata Sinhala yang artinya “Bunga Teratai”. Batu Safir biru asal Sri Lanka kadang-kadang disebut sebagai “Ceylon Sapphire”, meskipun Sri Lanka lebih banyak menghasilkan Safir berwarna selain biru. Nama menyesatkan seperti Oriental Peridot (untuk batu Safir hijau atau batu Green Safir) dan OrientalTopaz (untuk batu Safir Kuning) sering digunakan di masa lalu, tetapi sekarang sudah tidak lagi digunakan dan tidak diterima dalam perdagangan permata.
Ada juga beberapa nama yang digunakan untuk memperdagangkan Safir berdasarkan bentuknya, seperti Star Sapphire (batu Safir dengan pola tanda bintang) dan Color-Change Sapphire (batu Safir yang bisa berubah warna tergantung dengan kondisi cahaya di sekitarnya). Karena Safir memiliki beraneka warna, batu ini juga sering salah dikenali sebagai batu permata lainnya seperti Zircon, Beryl,ChrysoberylSpinelTourmaline dan Quartz (Kuarsa). Namun, Safir memiliki daya tahan dan tingkat kekerasan yang tinggi yang dapat dengan mudah membedakannya dari batu permata berwarna serupa lainnya.
Biru adalah warna yang paling terkenal dari warna Safir. Batu Safir Kashmir dan Burma memiliki warna biru tua yang intens dan halus. Safir seperti ini sangat jarang terlihat di pasar saat ini. Safir Sri Lanka dan Madagascar adalah yang paling mudah dijumpai saat ini, dengan berbagai macam warna mulai dari biru muda sampai biru tua. Pada batu akik Safir biru, intensitas warna birunya adalah faktor yang paling penting. Misalnya, batu Safir berukuran besar dengan warna biru yang lemah dan memudar lebih murah daripada daripada batu Safir yang jauh lebih kecil tapi warna birunya sangat baik. Secara umum, Safir yang warnanya terlalu gelap atau terlalu terang adalah murah, namun Safir berwarna biru muda sering memiliki kecemerlangan yang lebih besar yang jarang ditemukan di batu Safir yang berwarna biru gelap. Batu White Safir asli yang tidak berwarna atau putih bening sebenarnya cukup langka, karena sebagian besar batu pasti akan menunjukkan beberapa tanda warna yang samar.
Penampakan warna Safir yang terbaik bisa dilihat di bawah sinar matahari. Dalam sorot cahaya buatan seperti senter atau lampu pijar, warna Safir terlihat lebih gelap hitam-biru. Kebanyakan bahkan mungkin tampak merah dan kurang menarik daripada yang sebenarnya.
Clarity atau tingkat kejelasan batu Safir ada yang Opaque (tidak tembus cahaya) sampai Transparent(tembus cahaya tanpa difusi berlebihan atau mungkin memiliki rutile warna hitam atau cokelat kemerah-merahan atau inklusi lainnya). Yang transparan adalah yang paling mahal. Safir umumnya lebih jernih daripada Ruby, sehingga salah cara menemukan jenis batu Safir terbaik dan berkualitas adalah cari batu yang bening ketika dipandang dengan mata dan yang berkilau seperti kaca.
Treatment yang paling sering dilakukan pada batu Safir adalah Heated (batu dipanaskan pada suhu yang tinggi untuk meningkatkan warna dan kejelasannya), meskipun yang tanpa treatment juga ada. Batu dipanaskan (biasanya sebelum dipotong) pada suhu antara 1700-1800 derajat Celcius (3100-3300 derajat Fahrenheit) selama beberapa jam. Beberapa Safir biru mungkin juga menggunakan treatment Diffused. Treatment ini melibatkan pemanasan batu permata menggunakan satu atau beberapa bahan kimia. Difusi ini akan berdampak pada permukaan batu (Surface Diffusion) atau bahkan sampai menembus kisi-kisi kristal (Lattice Diffusion). Banyak batu jenis Safir Star (Star Sapphire) yang menggunakan treatment ini untuk meningkatkan efek Star atau tanda bintangnya. Treatment Be Heated (memanaskan pada suhu tingi dengan menggunakan bahan kimia Beryllium) akhir-akhir ini juga digunakan untuk menghasilkan batu Safir berwarna kuning, oranye atau biru cerah yang langka. Apapun model treatmentnya, semuanya harus sepenuhnya diungkapkan dan dijelaskan oleh setiap penjual batu permata.
Gambar Batu Safir (Sapphire) 03

Lokasi Penambangan Batu Safir (Sapphire):

Batu Safir hanya ditemukan di beberapa lokasi saja di dunia. Tiga daerah yang paling terkenal dengan penghasil Safir birunya adalah Kashmir, Burma dan Sri Lanka. Safir juga telah ditambang diCambodiaThailand, Vietnam dan India. Pada tahun 2007, Madagascar merupakan penghasil Safir terbanyak di dunia, meskipun Sri Lanka masih menjadi satu-satunya produsen batu Safir biru yang berkualitas paling bagus. Sri Lanka telah menjadi sumber Safir selama berabad-abad, sementara deposit Safir di Madagascar baru saja ditemukan pada tahun 1998. Deposit besar yang ditemukan di daerah Ilakaka mengejutkan dunia dan menyebabkan demam batu permata, mengingatkan kembali pada abad ke-19 ketika demam emas di California. Saat ini, Madagascar dan Tanzania dianggap dua sumber Safir yang paling penting. Australia juga memiliki tambang Safir yang cukup besar, meskipun sebagian besar batu Safir Australia warnanya terlihat agak gelap. Di Amerika Serikat, ada juga deposit kecil Safir yang ditemukan di daerah Montana dan North Carolina.
Hampir semua batu Safir dari seluruh dunia dipotong dan diproses di Chanthaburi, Thailand. Bersama dengan Kanchanaburi dan Trat, Chanthaburi merupakan sumber utama untuk Safir Thailand. Pertambangan Safir di Chanthaburi sebagian besar sudah berakhir sekarang, meskipun masih ada beberapa lokasi tambang pribadi kecil yang tersebar di seluruh provinsi. Saat ini, Chanthaburi telah menjadi pusat pengolahan dan perdagangan hampir semua Safir di dunia, termasuk Ruby dan batu permata berwarna lainnya.

Penggunaannya Sebagai Perhiasan:

Batu Safir adalah salah satu dari empat batu permata yang berharga, termasuk ke dalam jajaran papan atas bersama dengan batu Merah Delima (Ruby), batu Zamrud (Emerald) dan Berlian (Diamond). Safir adalah salah satu dari beberapa varietas batu permata berwarna yang mudah dijumpai di toko-toko perhiasan lokal. Setelah Berlian, Safir adalah salah satu batu permata yang paling populer saat ini, hampir bisa ditemukan pada setiap desain bros, pin, liontin, cincin, dan kalung dengan desain tradisional yang sederhana dan klasik seperti kancing atau anting-anting.
Harga batu Safir biru ataupun warna lainnya cukup bervariasi mulai dari yang murah sampai mahal, sehingga batu ini bisa digunakan untuk perhiasan model apapun baik yang tradisional, sederhana, maupun yang berkelas tinggi.

Perawatan Batu Safir (Sapphire):

Batu Safir bisa dibersihkan dengan menggunakan kain yang lembut atau sikat dan air sabun biasa. Setelah menyeka, pastikan untuk membilas bersih Safir Anda untuk menghilangkan residu sabun. Hindarkan dari suhu panas yang ekstrim, karena safir bisa berubah warna di bawah suhu panas tersebut. Dan juga, hindari penggunaan pembersih berbahan kimia keras ketika membersihkannya, karena bisa menyebabkan korosi.
Meskipun tergolong keras, tetap dianjurkan untuk selalu melepas perhiasan Safir sebelum melakukan aktivitas fisik yang berat, terutama saat berolahraga. Simpan batu permata safir dengan membungkusnya dengan kain yang lembut atau menempatkannya di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain.

Batu Blue Opal Sukabumi


Sebagai penggemar batu akik, mungkin anda semua sudah mengenal Batu Black Opal yang berasal dari Banten, namun kali ini kita akan coba kenali batu yang mempunyai nama hampir mirip dengan batu jenis opal yang berasal dari kabupaten Lebak Banten tersebut. Kita sekarang ini akan bahas batu akik yang juga merupakan batu jenis opal, yaitu Batu Blue Opal Sukabumi.  Memang sekilas nama pada batu ini terdengar agak mirip dengan Batu Black Opal. Namun dari jenis, karakter, dan wilayah penambangan sudah berbeda.

Dari sisi geomologi, batu Blue Opal Sukabumi merupakan batuan kristal mineral yang terkandung dari silicon dioxide dengan penguatan sedimentasi material vulkanik. Batu jenis ini termasuk jenis batu mulia dengan warna biru muda hingga biru tua, bahkan beberapa ada yang terlihat keunguan. Dari sumber geomolog, Blue Opal memiliki tingkat kekerasan berkisar 4.5 hingga 6.7 pada skala mohs, dengan berat jenis berkisar 1.96-2.17 gram/cm³, indeks bias berkisar 1.44-146, sehingga batu ini memiliki sifat mudah retak serta warna yang akan memudar apabila terkena sinar matahari langsung, atau suhu terlalu panas. Batu Blue Opal ada yang memiliki tingkat kristalisasi transparan, serta ada juga yang Opaque, atau tidak tembus cahaya.

Blue Opal Sukabumi

Blue Opal adalah batuan asli dari Indonesia yang berasal dari Sukabumi Jawa Barat, dengan ciri warna biru tua diselingi dengat urat berwarna kuning keemasan cerah serta putih yang tidak beraturan, membuat batu ini mempunyai nilai seni menjadi jenis batuan Pictorial Agate atau Akik Gambar. Juga didalam daging batu terdapat warna biru tua polos serta kristal, namun varian ini sangat sulit didapatkan karena banyak diburu oleh pecinta batu, dan juga kelangkaan batu seperti ini dilokasi penambangan.

Sejak tahun 1990an, batu Blue Opal sudah ditemukan di daerah Sukabumi, dan sejak pertengahan tahun 2014 didaerah desa Cibeber Girang, Cicurug Sukabumi batu ini ditemukan tim penemu dari Stone Art Indonesia. Setelah ditemukanya batu ini, banyak menuai respon positif dari warga Sukabumi karna batu ini banyak diminati oleh para pecinta batu Indonesia. Yang akhirnya lokasi pencarianpun diperluas dibeberapa titik didaerah Sukabumi.

Diantara daerah Cilangkap, Paku Besi-Jampang Kulon kota Sukabumi, salah satu penambang senior batu Blue Opal mengatakan, bahwa banyak ditemukan galian baru dimana hasil yang didapat berkualitas lebih baik dari penemuan sebelumnya. Semakin dalam penggalian, maka akan semakin baik pula kualitas batu yang didapatkan. Dari penggalian dengan kedalaman 5 sampai dengan 15 meter, didapatkan batu dengan kualitas berbeda-beda. Semakin dalam penggalian maka akan didapatkan batu dengan kualitas baik.
Semakin tua warna pada batu Blue Opal, akan semakin indah jika dibuat batu cincin, tergantung dari selera pecinta batu yang menyukai coraknya. Ada yang memilih dengan warna coraknya, kemudian juga ada yang mengambil dagingnya saja hingga membentuk batu cincin warna biru tua polos. Rata-rata batu Blue Opal dijadikan batu cincin dan juga liontin, disesuaikan dengan ikatanya yang menarik sehingga punya nilai jual yang tinggi.

Batu Blue Opal Sukabumi pertama kali dipublikasikan oleh seorang ahli geologi asal Bandung, Bapak Sujatmiko sekitar tahun 1990an. Ketika ditemukan pertama kali, batu ditemukan pada jalur patahan vulkanik yang menganga, nampak seperti kaca dengan warna biru tua dengan ketebalan 40 cm dan panjang 40 meter tanpa terputus. Bentuk rough Blue Opal Sukabumi rata-rata sebesar bola kaki, atau seberat 3-5 kg, terkadang juga ditemukan dengan berat mencapai 10 kg.

Bongkahan Blue Opal Sukabumi, saat baru ditambang dalam tanah tampak memiliki kulit dilapisi endapan lumpur dengan endapan kapur berwarna putih kecoklatan dengan ketebalan 0,2-0,5 mm. Warna biru belum akan terlihat apabila lapisan kulit belum dikupas. Setelah dikupas akan tampak daging batu dengan warna biru tua dengan garis garis tipis warna kekuningan dengan kombinasi sedikit warna putih. 
Batu Blue Opal Sukabumi sendiri mempunyai beberapa warna yaitu, biru serat emas, biru muda, biru tua, biru tua keunguan, dan biru mizon. Jika dilihat dengan teliti, permukaan batu yang berwarna biru tua kehitaman dengan kombinasi serat keemasan dapat menjadi batuan akik gambar, sedangkan untuk daging batu ajan didapat kristal opal biru yang indah yang bisa digunakan untuk perhiasan. Dari kulit hingga daging batu bisa dibuat berbagai macam perhiasan karena di kulit maupun daging pada batu ini mempunyai tampilan yang indah.