Thursday, 17 March 2016

Batu Ngalo Manakarra Mamuju




MAMUJU - Harga tinggi Batu Akik Ngalo atau Akik Manakarra Calsedoni tinggal menunggu waktu, karena batu asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat itu diklaim sangat bagus.

"Harga batu akik Manakarra Calsedoni atau yang dikenal masyarakat lokal dengan sebutan batu Ngalo pasti melambung tinggi, seiring popularitas batu yang dominan bermotif bola-bola dan lumut ini terus meningkat. Jika sudah dikenal luas maka harganya pasti akan naik dan itu tinggal menunggu waktu karena batu ini memang sangat bagus," kata Bupati Mamuju Suhardi Duka.
Bupati pun mendukung promosi batu Ngalo dengan membuka kegiatan pameran dan kontes batu akik bertajuk SDK Manakarra Gemstone Expo 2015 yang digelar di halaman kantor perpustakaan daerah, Minggu (3/5).


"Pemerintah akan terus melakukan promosi terhadap batu lokal agar nilai jual batu akik tersebut dapat meningkat, sehingga para pengrajin pun mendapatkan nilai tambah ekonominya."



Dia mengatakan dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Mamuju akan segera merelokasi sejumlah pedagang dan pengrajin batu akik ditempatkan di pasar regional baru Mamuju, sehingga penjualan batu tidak lagi serampangan dan tersentralistik di pasar regional.



Hal ini dilakukan agar di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat terbentuk sentra pengrajin dan pedangan batu akik yang saat ini memang sudah semakin menjamur.
Suhardi Duka memastikan tidak akan mengganggu keberadaan pedagang barang lainnya yang terlebih dahulu telah menempati pasar regional, melainkan akan ditempatkan pada lods- lods yang belum pernah terisi.



Ketua Panitia SDK Manakarra Gemstone Expo 2015 yang dilaksanakan oleh MaPiA (Mandar Pecinta Akik), Hamdam Malik menyebutkan, selain kegiatan pameran dan kontes batu akik SDK Manakarra Gemstone Expo. Selain itu dilaksanakan Talk Show yang akan membahas tentang bagaimana potensi dan keunggulan serta kiat-kiat mengembangkan batu mulia asal Sulawesi Barat atau batu Ngalo.



Pada pelaksanaan kontes ini melibatkan juri di antaranya ketua Asosiasi Lab Gemstone Se Indonesia, Sekjen Indonesia Gemstone Lover (IGLO), Tim Avian Noor Gems Lab yang sudah sangat berpengalaman di berbagai event skala nasional maupun internasional.
Peserta pameran dan kontes batu adalah para penggiat batu mulia (pedagang), pengrajin batu mulia, kolektor dan pemerhati batu mulia berkisar 80 stand dan counter sale yang terdiri dari 40 stand pameran batu dan assesoris permata, 35 stand bahan baku batu akik, dan lima stand produk perbankan serta otomotif yang turut berpartisipasi sebagai sponsor.

Batu Shappire

Gambar Batu Safir (Sapphire) 01
Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu Safir (Sapphire). Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini: Harga Batu Safir (Sapphire)
Batu Safir (Sapphire) adalah varietas dari mineral Corundum yang berkualitas. Batu ini termasuk yang paling keras kedua setelah Berlian (Diamond), dengan tingkat kekerasan 9 skala Mohs. Corundum sendiri bukanlah mineral langka, tapi yang berkualitaslah yang jarang ada. Kebanyakan Corundum adalah Opaque (tidak tembus cahaya) hingga Translucent (tembus cahaya tapi tidak transparan) dan sangat keras, cocok digunakan untuk keperluan industri, seperti produksi abrasive yang digunakan untuk amplas, mesin logam, plastik dan kayu. Nama Corundum berasal dari kata Sansekerta “Kuruvindam”, yang artinya “Ruby Sapphire”, sedangkan nama Sapphire berasal dari kata Persia “Safir”, yang diambil dari kata Yunani yang mengartikan warna “Biru”. Pada zaman kuno dan abad pertengahan, istilah Sapphire sebenarnya merujuk pada Lapis Lazuli, tetapi kemudian pada awal abad ke-19, deskripsi dan definisi Sapphire diubah menjadi berbagai jenis Corundum yang kita kenal sekarang.
Biru adalah warna yang paling klasik bagi batu Safir, padahal sebenarnya batu ini ditemukan dalam berbagai warna yang berbeda. Kebanyakan Safir alami berwarna muda dan cukup pucat. Hanya sebagian kecil saja dari batu-batu Safir alam yang menunjukkan warna yang hidup dan intens tanpa treatment untuk meningkatkan warnanya. Selama bertahun-tahun, hanya Safir yang berwarna biru yang diakui sebagai Safir “Sejati”. Tapi, sekarang semua permata Corundum yang berwarna dikenal sebagai Safir, kecuali Corundum yang berwarna merah yang diklasifikasikan sebagai batu Merah Delima (Ruby), bukannya batu Red Safir. Dengan kata lain, Ruby atau Merah Delima adalah batu Safir yang berwarna merah. Tidak ada batas definitif antara batu Merah Delima dan Safir; dalam banyak kasus, Safir yang warnanya cukup mendekati merah akan digolongkan sebagai batu Merah Delima (tentu harganya lebih murah daripada yang warna merahnya benar-benar kuat seperti Ruby) oleh beberapa pedagang.
Gambar Batu Safir (Sapphire) 02

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Safir (Sapphire):

Batu Safir memiliki rumus kimia Al2O3 dengan berat jenis sekitar 3,95 sampai 4,03 tergantung dengan jenis batu Safir itu sendiri. Indeks biasnya sekitar 1,762 – 1,788. Batu Safir termasuk ke dalam sistem kristal trigonal. Bentuk kristalnya sendiri berbeda-beda tergantung pada jenis dan daerah asalnya.
Batu Safir biasanya diberi nama berdasarkan warnanya; misalnya, Yellow Sapphire, Green Sapphire, atau Violet Sapphire. Batu Safir putih bening kadang-kadang disebut sebagai Leuko-Sapphire, dan yang berwarna oranye kemerah-mudaan yang langka dikenal sebagai “Padparadscha”, berasal dari kata Sinhala yang artinya “Bunga Teratai”. Batu Safir biru asal Sri Lanka kadang-kadang disebut sebagai “Ceylon Sapphire”, meskipun Sri Lanka lebih banyak menghasilkan Safir berwarna selain biru. Nama menyesatkan seperti Oriental Peridot (untuk batu Safir hijau atau batu Green Safir) dan OrientalTopaz (untuk batu Safir Kuning) sering digunakan di masa lalu, tetapi sekarang sudah tidak lagi digunakan dan tidak diterima dalam perdagangan permata.
Ada juga beberapa nama yang digunakan untuk memperdagangkan Safir berdasarkan bentuknya, seperti Star Sapphire (batu Safir dengan pola tanda bintang) dan Color-Change Sapphire (batu Safir yang bisa berubah warna tergantung dengan kondisi cahaya di sekitarnya). Karena Safir memiliki beraneka warna, batu ini juga sering salah dikenali sebagai batu permata lainnya seperti Zircon, Beryl,ChrysoberylSpinelTourmaline dan Quartz (Kuarsa). Namun, Safir memiliki daya tahan dan tingkat kekerasan yang tinggi yang dapat dengan mudah membedakannya dari batu permata berwarna serupa lainnya.
Biru adalah warna yang paling terkenal dari warna Safir. Batu Safir Kashmir dan Burma memiliki warna biru tua yang intens dan halus. Safir seperti ini sangat jarang terlihat di pasar saat ini. Safir Sri Lanka dan Madagascar adalah yang paling mudah dijumpai saat ini, dengan berbagai macam warna mulai dari biru muda sampai biru tua. Pada batu akik Safir biru, intensitas warna birunya adalah faktor yang paling penting. Misalnya, batu Safir berukuran besar dengan warna biru yang lemah dan memudar lebih murah daripada daripada batu Safir yang jauh lebih kecil tapi warna birunya sangat baik. Secara umum, Safir yang warnanya terlalu gelap atau terlalu terang adalah murah, namun Safir berwarna biru muda sering memiliki kecemerlangan yang lebih besar yang jarang ditemukan di batu Safir yang berwarna biru gelap. Batu White Safir asli yang tidak berwarna atau putih bening sebenarnya cukup langka, karena sebagian besar batu pasti akan menunjukkan beberapa tanda warna yang samar.
Penampakan warna Safir yang terbaik bisa dilihat di bawah sinar matahari. Dalam sorot cahaya buatan seperti senter atau lampu pijar, warna Safir terlihat lebih gelap hitam-biru. Kebanyakan bahkan mungkin tampak merah dan kurang menarik daripada yang sebenarnya.
Clarity atau tingkat kejelasan batu Safir ada yang Opaque (tidak tembus cahaya) sampai Transparent(tembus cahaya tanpa difusi berlebihan atau mungkin memiliki rutile warna hitam atau cokelat kemerah-merahan atau inklusi lainnya). Yang transparan adalah yang paling mahal. Safir umumnya lebih jernih daripada Ruby, sehingga salah cara menemukan jenis batu Safir terbaik dan berkualitas adalah cari batu yang bening ketika dipandang dengan mata dan yang berkilau seperti kaca.
Treatment yang paling sering dilakukan pada batu Safir adalah Heated (batu dipanaskan pada suhu yang tinggi untuk meningkatkan warna dan kejelasannya), meskipun yang tanpa treatment juga ada. Batu dipanaskan (biasanya sebelum dipotong) pada suhu antara 1700-1800 derajat Celcius (3100-3300 derajat Fahrenheit) selama beberapa jam. Beberapa Safir biru mungkin juga menggunakan treatment Diffused. Treatment ini melibatkan pemanasan batu permata menggunakan satu atau beberapa bahan kimia. Difusi ini akan berdampak pada permukaan batu (Surface Diffusion) atau bahkan sampai menembus kisi-kisi kristal (Lattice Diffusion). Banyak batu jenis Safir Star (Star Sapphire) yang menggunakan treatment ini untuk meningkatkan efek Star atau tanda bintangnya. Treatment Be Heated (memanaskan pada suhu tingi dengan menggunakan bahan kimia Beryllium) akhir-akhir ini juga digunakan untuk menghasilkan batu Safir berwarna kuning, oranye atau biru cerah yang langka. Apapun model treatmentnya, semuanya harus sepenuhnya diungkapkan dan dijelaskan oleh setiap penjual batu permata.
Gambar Batu Safir (Sapphire) 03

Lokasi Penambangan Batu Safir (Sapphire):

Batu Safir hanya ditemukan di beberapa lokasi saja di dunia. Tiga daerah yang paling terkenal dengan penghasil Safir birunya adalah Kashmir, Burma dan Sri Lanka. Safir juga telah ditambang diCambodiaThailand, Vietnam dan India. Pada tahun 2007, Madagascar merupakan penghasil Safir terbanyak di dunia, meskipun Sri Lanka masih menjadi satu-satunya produsen batu Safir biru yang berkualitas paling bagus. Sri Lanka telah menjadi sumber Safir selama berabad-abad, sementara deposit Safir di Madagascar baru saja ditemukan pada tahun 1998. Deposit besar yang ditemukan di daerah Ilakaka mengejutkan dunia dan menyebabkan demam batu permata, mengingatkan kembali pada abad ke-19 ketika demam emas di California. Saat ini, Madagascar dan Tanzania dianggap dua sumber Safir yang paling penting. Australia juga memiliki tambang Safir yang cukup besar, meskipun sebagian besar batu Safir Australia warnanya terlihat agak gelap. Di Amerika Serikat, ada juga deposit kecil Safir yang ditemukan di daerah Montana dan North Carolina.
Hampir semua batu Safir dari seluruh dunia dipotong dan diproses di Chanthaburi, Thailand. Bersama dengan Kanchanaburi dan Trat, Chanthaburi merupakan sumber utama untuk Safir Thailand. Pertambangan Safir di Chanthaburi sebagian besar sudah berakhir sekarang, meskipun masih ada beberapa lokasi tambang pribadi kecil yang tersebar di seluruh provinsi. Saat ini, Chanthaburi telah menjadi pusat pengolahan dan perdagangan hampir semua Safir di dunia, termasuk Ruby dan batu permata berwarna lainnya.

Penggunaannya Sebagai Perhiasan:

Batu Safir adalah salah satu dari empat batu permata yang berharga, termasuk ke dalam jajaran papan atas bersama dengan batu Merah Delima (Ruby), batu Zamrud (Emerald) dan Berlian (Diamond). Safir adalah salah satu dari beberapa varietas batu permata berwarna yang mudah dijumpai di toko-toko perhiasan lokal. Setelah Berlian, Safir adalah salah satu batu permata yang paling populer saat ini, hampir bisa ditemukan pada setiap desain bros, pin, liontin, cincin, dan kalung dengan desain tradisional yang sederhana dan klasik seperti kancing atau anting-anting.
Harga batu Safir biru ataupun warna lainnya cukup bervariasi mulai dari yang murah sampai mahal, sehingga batu ini bisa digunakan untuk perhiasan model apapun baik yang tradisional, sederhana, maupun yang berkelas tinggi.

Perawatan Batu Safir (Sapphire):

Batu Safir bisa dibersihkan dengan menggunakan kain yang lembut atau sikat dan air sabun biasa. Setelah menyeka, pastikan untuk membilas bersih Safir Anda untuk menghilangkan residu sabun. Hindarkan dari suhu panas yang ekstrim, karena safir bisa berubah warna di bawah suhu panas tersebut. Dan juga, hindari penggunaan pembersih berbahan kimia keras ketika membersihkannya, karena bisa menyebabkan korosi.
Meskipun tergolong keras, tetap dianjurkan untuk selalu melepas perhiasan Safir sebelum melakukan aktivitas fisik yang berat, terutama saat berolahraga. Simpan batu permata safir dengan membungkusnya dengan kain yang lembut atau menempatkannya di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain.

Batu Blue Opal Sukabumi


Sebagai penggemar batu akik, mungkin anda semua sudah mengenal Batu Black Opal yang berasal dari Banten, namun kali ini kita akan coba kenali batu yang mempunyai nama hampir mirip dengan batu jenis opal yang berasal dari kabupaten Lebak Banten tersebut. Kita sekarang ini akan bahas batu akik yang juga merupakan batu jenis opal, yaitu Batu Blue Opal Sukabumi.  Memang sekilas nama pada batu ini terdengar agak mirip dengan Batu Black Opal. Namun dari jenis, karakter, dan wilayah penambangan sudah berbeda.

Dari sisi geomologi, batu Blue Opal Sukabumi merupakan batuan kristal mineral yang terkandung dari silicon dioxide dengan penguatan sedimentasi material vulkanik. Batu jenis ini termasuk jenis batu mulia dengan warna biru muda hingga biru tua, bahkan beberapa ada yang terlihat keunguan. Dari sumber geomolog, Blue Opal memiliki tingkat kekerasan berkisar 4.5 hingga 6.7 pada skala mohs, dengan berat jenis berkisar 1.96-2.17 gram/cm³, indeks bias berkisar 1.44-146, sehingga batu ini memiliki sifat mudah retak serta warna yang akan memudar apabila terkena sinar matahari langsung, atau suhu terlalu panas. Batu Blue Opal ada yang memiliki tingkat kristalisasi transparan, serta ada juga yang Opaque, atau tidak tembus cahaya.

Blue Opal Sukabumi

Blue Opal adalah batuan asli dari Indonesia yang berasal dari Sukabumi Jawa Barat, dengan ciri warna biru tua diselingi dengat urat berwarna kuning keemasan cerah serta putih yang tidak beraturan, membuat batu ini mempunyai nilai seni menjadi jenis batuan Pictorial Agate atau Akik Gambar. Juga didalam daging batu terdapat warna biru tua polos serta kristal, namun varian ini sangat sulit didapatkan karena banyak diburu oleh pecinta batu, dan juga kelangkaan batu seperti ini dilokasi penambangan.

Sejak tahun 1990an, batu Blue Opal sudah ditemukan di daerah Sukabumi, dan sejak pertengahan tahun 2014 didaerah desa Cibeber Girang, Cicurug Sukabumi batu ini ditemukan tim penemu dari Stone Art Indonesia. Setelah ditemukanya batu ini, banyak menuai respon positif dari warga Sukabumi karna batu ini banyak diminati oleh para pecinta batu Indonesia. Yang akhirnya lokasi pencarianpun diperluas dibeberapa titik didaerah Sukabumi.

Diantara daerah Cilangkap, Paku Besi-Jampang Kulon kota Sukabumi, salah satu penambang senior batu Blue Opal mengatakan, bahwa banyak ditemukan galian baru dimana hasil yang didapat berkualitas lebih baik dari penemuan sebelumnya. Semakin dalam penggalian, maka akan semakin baik pula kualitas batu yang didapatkan. Dari penggalian dengan kedalaman 5 sampai dengan 15 meter, didapatkan batu dengan kualitas berbeda-beda. Semakin dalam penggalian maka akan didapatkan batu dengan kualitas baik.
Semakin tua warna pada batu Blue Opal, akan semakin indah jika dibuat batu cincin, tergantung dari selera pecinta batu yang menyukai coraknya. Ada yang memilih dengan warna coraknya, kemudian juga ada yang mengambil dagingnya saja hingga membentuk batu cincin warna biru tua polos. Rata-rata batu Blue Opal dijadikan batu cincin dan juga liontin, disesuaikan dengan ikatanya yang menarik sehingga punya nilai jual yang tinggi.

Batu Blue Opal Sukabumi pertama kali dipublikasikan oleh seorang ahli geologi asal Bandung, Bapak Sujatmiko sekitar tahun 1990an. Ketika ditemukan pertama kali, batu ditemukan pada jalur patahan vulkanik yang menganga, nampak seperti kaca dengan warna biru tua dengan ketebalan 40 cm dan panjang 40 meter tanpa terputus. Bentuk rough Blue Opal Sukabumi rata-rata sebesar bola kaki, atau seberat 3-5 kg, terkadang juga ditemukan dengan berat mencapai 10 kg.

Bongkahan Blue Opal Sukabumi, saat baru ditambang dalam tanah tampak memiliki kulit dilapisi endapan lumpur dengan endapan kapur berwarna putih kecoklatan dengan ketebalan 0,2-0,5 mm. Warna biru belum akan terlihat apabila lapisan kulit belum dikupas. Setelah dikupas akan tampak daging batu dengan warna biru tua dengan garis garis tipis warna kekuningan dengan kombinasi sedikit warna putih. 
Batu Blue Opal Sukabumi sendiri mempunyai beberapa warna yaitu, biru serat emas, biru muda, biru tua, biru tua keunguan, dan biru mizon. Jika dilihat dengan teliti, permukaan batu yang berwarna biru tua kehitaman dengan kombinasi serat keemasan dapat menjadi batuan akik gambar, sedangkan untuk daging batu ajan didapat kristal opal biru yang indah yang bisa digunakan untuk perhiasan. Dari kulit hingga daging batu bisa dibuat berbagai macam perhiasan karena di kulit maupun daging pada batu ini mempunyai tampilan yang indah.

Khasiat, manfaat dan nilai estetis batu akik menurut warna

Khasiat, manfaat dan nilai estetis batu akik berdasarkan warna. Batu akik atau batu cincin merupakan salah satu tren yang saat ini kian merebak di masyarakat Indonesia. Bahkan seakan tak mengenal usia, batu-batu indah ini pun banyak terlihat melekat di jari hampir semua kalangan tanpa mengenal usia, baik mereka yang telah berumur, anak muda bahkan hingga wanita pun kini turut pula menggunakan batu akik sebagai sarana untuk menambah cantik penampilan.

Jenis koleksi batu akik lengkap
Jenis koleksi batu akik lengkap
Khasiat dan manfaat batu akik menurut warna

Meskipun sebenarnya batu akik telah dikenal dan telah menjadi komoditi sejak lama oleh masyarakat Indonesia, namun tak dapat di pungkiri jika akhir tahun 2010 merupakan era keemasan bagi berbagai jenis batu akik. Beberapa batu akik yang saat ini tengah menjadi incaran baik bagi para penggemar batu atau kolektor diantaranya seperti batu bacan doko, batu giok garut, pancawarna dan puluhan jenis batu lainnya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Batu akik memang penuh pesona. Bahkan keindahannya dapat memikat siapa saja yang melihatnya. Namun terlepas dari nilai estetika dan keindahan yang dimilikinya, sebagian orang mempercayai jika ada khasiat batu akik serta berbagai manfaat bagi siapa pun pemakainya. Ada orang yang percaya jika menggunakan batu akik tertentu, maka ia akan merasakan sebuah energi yang positif. Terlepas dari mitos ataukah hanya sebuah sugesti, alangkah bijaksana apabila kesukaan kecintaan terhadap batu akik sedianya dilandasi atas nilai estetikanya saja tanpa menghubung-hubungkannya dengan fungsi magis atau spiritual yang dapat merusak nilai-nilai keimanan seseorang. Bukankah semestinya demikian?.

Khasiat batu akik memang telah dipercaya sejak lama. Bahkan beberapa batu akik seperti batu giok juga digunakan sebagai sarana untuk pengobatan. Berdasarkan proses terciptanya batu akik, memang secara ilmiah tak dapat dipungkiri jika batu ini memiliki muatan energi. Proses inilah yang menjadi salah satu ciri atau cara membedakan batu akik/cincin yang asli dan palsu.

Sesuai dengan fungsinya, sudah selayaknya jika tujuan menggunakan batu akik adalah semata-mata sebagai aksesoris mempercantik diri dan bukan ditujukan untuk maksud atau tujuan lainnya

Batu akik asli terbentuk dari berbagai material batuan lava cair yang berasal dari gunung berapi yang memiliki kandungan mineral pembentuk batu akik seperti Krom (Cr), Kobalt (Co), Ferium (Fe), Mangan (Mn), Nikel (Ni), Aurum (Au), Tembaga (Cu), Silica (Si) dan berbagai jenis material lainnya. Dengan kandungan material yang bermacam dan dengan komposisi yang berbeda-beda sesuai dengan kandungan material pada gunung berapi tertentu. Indonesia yang berada di kawasan cincin api atauring of fire dengan banyak gunung berapi, maka Indonesia begitu kaya akan batu akik dengan keragaman warna dan tekstur yang khas sesuai dari daerah asalnya.


1. Batu akik warna bening dan putih
Batu akik warna ini melambangkan ketenangan, harmoni dengan alam dan memberikan getaran yang positif terutama bagi kesehatan.
Jenis batu: biduri bulan, safir putih, berlian.

2. Batu akik warna ungu
Batu akik dengan warna ini melambangkan ketenangan dan mampu mengurai energi negatif seperti emosi yang berdampak negatif. Disamping itu,  batu ini juga melambangkan sifat feminisme sehingga sangat cocok apabila digunakan sebagai perhiasan wanita.
Jenis batu: ametis, kecubung, fluorite.

3. Batu akik warna biru tua
Batu akik berwarna biru tua melambangkan kebijaksanaan, kepekaan terhadap situasi dan pembawaan yang bersahaja serta berwibawa.
Jenis batu: lapis lazuli, safir, turmalin, obsidian.

4. Batu akik warna biru muda
Batu akik warna biru muda melambangkan pengaruh dan kekuatan nada bicara. Getaran yang dihasilkan oleh batu ini juga merupakan energi positif murni yang merepresentasikan kebijaksanaan dalam menentukan sebuah keputusan.
Jenis batu: aquamarine, topaz biru, pirus, kwarsa biru, turmalin dan malasit biru

5. Batu akik warna hijau
Batu akik warna hijau melambangkan energi yang tak pernah habis, kedewasaan, kematangan dalam bersikap serta berpikir dan membawa kesejukan.
Jenis batu: batu giok, batu bacan, chalcedony hijau, aventurine, chrysoprase, zamrud, turmalin, malasit hijau, peridot.

6. Batu akik warna kuning atau keemasan
Batu akik warna kuning atau keemasan melambangkan kesadaran, memberikan muatan energi yang positif dan daya tarik.
Jenis batu: safir kuning, agate, citrine, kuning garut.

7. Batu akik warna orange atau merah jingga
Batu akik warna orange atau merah jingga melambangkan kreatifitas, imajinasi, cara berpikir yang lugas dan terkonsep serta visioner.
Jenis batu: safir orange, citrine, orange obsidian, garnet hesonite.

8. Batu akik warna merah jambu
Batu akik berwarna merah jambu melambangkan cinta kasih, kehangatan, optimisme dan kedamaian.
Jenis batu: tourmalin, rubi afrika fanta, kwarsa ros, garnet, koral.

9. Batu akik warna merah
Batu akik warna merah melambangkan kekuatan dan energi yang besar dan hangat.
Jenis batu: mirah, jasper, garnet, ruby dan koral.

10. Batu akik warna coklat
Batu akik warna coklat melambangkan kesederhanaan dan ketenangan dalam berpikir.
Jenis batu: labradorite, berlian banjar, agate, tiger eye, akik, topas coklat.

12. Batu akik warna hitam atau gelap
Batu akik warna hitam atau gelap melambangkan konsistensi, ketekunan, ketabahan, ketenangan sekaligus keteguhan hati yang kuat.
Jenis batu: rhodolite garnet, black opal, pandan hematite, black onyx.

Demikianlah sedikit pembahasan seputar khasiat dan manfaat serta nilai estetis batu akik menurut warna. Menyukai batu akik tentu adalah hal yang wajar mengingat batu akik merupakan perhiasan yang indah dan cantik. Namun sebagaimana fungsinya, tentu sudah selayaknya batu akik memang ditujukan sebagai aksesoris guna mempercantik diri dan bukan dengan maksud ataupun tujuan lainnya yang justru dapat mengurangi esensi keimanan. 

Cara Membuat Batu Cincin Cepat Tua Dengan Air Kelapa

Hai sahabat pengrajinakik, Batu Cincin Akik adalah jenis batuan alam yang juga memiliki perubahan alami seperti batuan-batuan alam yang lainnya. Terinspirasi dari penemuan saya untuk membagikannya kepada anda semua para pecinta batu cincin, yang saya temukan sendiri berdasarkan pengalaman saya merawat batu akik milik saya pribadi agar lebih tua. Awalnya saya tidak mengerti cara merawat batu, yang saya ketahui bahwa jika batu Akik tersebut digosokkan ke kulit maka batu tersebut akan semakin kilat dan indah.

Ada beberapa sifat batu yang harus anda pahami adalah kandungan dari batu merupakan zat padat yang mengandung mineral dan beberap zat lainnya. Mengapa batuan tersebut bisa indah di alam, hal ini dikarenakan batuan tersebut telah teroksidasi dengan iklim dan suhu yang ada di lokasi tempat batu itu berada.
Membuat batu cincin cepat tua dengan air kelapa awalnya tidak terpikirkan oleh saya. Penemuan ini saya temukan berdasarkan penelitian saya secara pribadi untuk meneliti kandungan apa yang bisa membuat batu cepat tua. Setelah mendengarkan beberapa teman yang menganggap bahwa batu sangat baik jika diberi antioksidan membuat saya teringat bahwa air kelapa mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Akhirnya saya coba sendiri dengan cara merendamkan batu cincin yang saya miliki dengan air kelapa.
Awalnya saya merendamnya hanya beberapa menit saja, dan tidak ada perubahan yang signifikan terhadap batu cincin yang baru saja saya rendam. Dan awalnya saya menganggap cara ini tidak berhasil.
Tetapi semuanya berubah saat saya tidak sengaja memasukkan batu cincin saya kedalam gelas yang berisi air kelapa tadi. Dan saya lupa bahwa batu cincin saya berada disitu. Akhirnya dalam satu malam batu cincin yang saya miliki terendam oleh air kelapa tadi. Keesokan paginya, saya mencari batu cincin itu. Saya kaget, biasanya cincin ini selalu ada di jari saya... mungkin ada di dekat tv.
Saya biasanya menaruhnya disitu, tetapi setelah saya lihat batu cincin saya tidak ada di dekat tv. Ada beberapa menit sebelum akhirnya saya menemukan batu cincin saya masih berada didalam gelas yang berisi air kelapa semalam.
Lantas saya buru-buru mengelap dengan kain. Fantastis, saya melihat perubahan yang sangat signifikan terhadap batu cincin saya. Dan setelah itu saya mendapatkan ilmu baru bahwasanya merendam batu cincin/Akik di air kelapa dapat membuat batu cepat tua dan indah, dan satu lagi tambah mengkilap hehe. Apakah anda sudah pernah mengalami kejadian seperti yang saya alami? Atau anda punya tips lainnya?
Berdasarkan pengalaman pribadi saya, anda bisa melakukannya dirumah. Coba saja dulu, mungkin anda tidak akan percaya, tetapi setelah anda merendam batu cincin dengan air kelapa selama satu malam penuh, bisa anda lihat perubahannya pada batu Akik yang anda miliki.
Update Cara Merendam Batu Akik Dengan Air Kelapa
  1. Sediakan air kelapa satu gelas dan masih baru
  2. Masukkan Batu Cincin/Akik kedalam gelas yang berisi air kelap tadi
  3. Tutup dengan menggunakan pentup gelas
  4. Biarkan Batu Cincin/Akik anda terendam selama satu malam (Berdasarkan pengalaman saya yang saya tulis diatas) 

Cara Merawat Batu Bacan Proses


Perawatan batu bacan proses ini jauh lebih mudah dibandingkan dengan merawat batu bacan yang masih hitam, walaupun hasilnya lebih bagus yang masih hitam. Untuk itu simak tips perawatan batu proses seperti pengalaman saya berikut ini:
  • Pakailah terus batu cincin agar bisa terkena hangat suhu tubuh. Suhu tubuh yang menyalur ke batu akan membantu proses kristal
  • Usahakan menggosok batu dengan kulit sapi secara berkala, karena disamping untuk mengkilapkan, panas yang dihasilkan dari gesekan batu dengan kulit akan mempercepat proses pengkristalan
  • Sekali seminggu jemur batu dengan sinar matahari langsung selama kurang lebih setengah hari. Panas dari sinar matahari akan mempercepat batu bacan menjadi tua (kristal).
  • Gunakan baby oil agar keindahan warna batu tetap terjaga
Usahakan menjemur batu bacan di hari libur agar bisa memantaunya. Jika Anda tidak mempuyai waktu luang atau hari libur, maka cukup letakkan batu bacan Anda diatas televisi untuk mendapatkan aliran panas dari bawahnya.

Khasiat dan Manfaat Batu Fosil Kayu

Batu fosil kayu dikenal sebagai jenis batu kesejahteraan  dan dibeberapa negara juga dikenal sebagai batu keberuntungan bisnis. Mampu membuat tenang dan membantu anda menentukan pilihan. Batu fosil kayu adalah jenis batu meditasi yang mampu memberikan terapi untuk saraf.
Batu Fosil Kayu Harga Khasiat dan Manfaatnya
Gambar Batu Fosil Kayu
Didalam pengobatan tradisional menggunakan batu mineral atau disebut Lithotherapy, batu fosil kayu sangat bermanfaat untuk membantu anda menghilangkan rasa nyeri pinggul atau sakit pinggang, dan juga mampu menghilangkan nyeri di punggung. Dengan memakai batu fosil kayu setiap hari, aura positif akan terealisasi kedalam kehidupan anda.

Harga Pasaran Batu Fosil Kayu

Batu fosil kayu di Indonesia tidaklah memiliki harga yang mahal. Tinggi atau rendahnya harga jual tergantung motif, corak, dan warna yang terdapat pada batu tersebut. Jika motif dan warnanya terlihat cantik dan hampir sama dengan struktur kayu, maka harganya bisa sangat tinggi.
Berdasarkan data yang kami ambil melalui situs perbandingan harga, harga batu fosil kayu yang termahal masih diduki oleh jenis batu fosil kayu dari kalimantan, lampung, dan Pacitan. Harganya berkisar antara 2 juta rupiah hingga 3 juta rupiah.
Selain batu yang memiliki motif unik dan bergambar, harga batu fosil kayu di pasaran sekitar 100 ribu hingga 300 ribu dalam bentuk batu cincin size medium.